Showing posts with label printer. Show all posts
Showing posts with label printer. Show all posts

Cara print dokumen berwarna menjadi grayscale atau hitam putih

Print grayscale

Mencetak atau print merupakan sebagian langkah akhir dari pembuatan suatu dokumen. Secara default, pengaturan print pada printer adalah mencetak berwarna. Sehingga ketika anda mencetak sebiah foto atau gambar berwarna, maka hasilnya akan berwarna juga seperti warna pada foto atau gambar tersebut.

Namun terkadang seorang user atau kita ingin mencetak dokumen yang berwarna seperti gambar atau foto tadi dengan hasil cetak atau print berwarna hitam putih atau biasa disebut grayscale. Agar hasil print berwarna hitam putih tanpa merubah warna yang ada di dokumen, kita harus melakukan pengaturan pada printer. Berikut ini langkah-langkahnya :

  1. Buka dokumen anda kemudian tekan kombinasi tombol Ctrl+P pada keyboard untuk membuka perintah print.
  2. Pada jendela yang muncul pilih printer yang sedang anda gunakan, dalam contoh ini adalah printer Canon iP2700. Kemudian klik printer properties

    Print dokumen

  3. Pada jendela yang muncul berilah tanda centang pada pilihan grayscale printing (Pada jenis dan merk printer yang berbeda letak opsi grayscale printing mungkin berbeda juga, silahkan cari sendiri pengaturannya pada printer anda). Setelah itu atur pengaturan yang lain seperti ukuran kertas, orientasi kertas, jumlah copy dan sebagainya. Jika sudah klik OK.

    Print grayscale

  4. Klik Print.
  5. Maka hasil cetak dokumen akan berwarna hitam putih meskipun dokumen di komputer berwarna-warni.

Semoga bermanfaat .....

Cara print atau mencetak dokumen

Proses print atau mencetak dokumen merupakan tahapan akhir dari pembuatan sebuah dokumen. Mencetak atau print dokumen itu sendiri menggunakan sebuah alat yang disebut Printer. Printer dipasaran banyak sekali merk dan jenisnya dan masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Disini tidak akan dibahas mengenai masalah printer, tapi bagaimana cara mencetak dokumen yang merupakan dasar dari kemampuan menggunakan sebuah komputer.

Syarat agar dapat melakukan mencetak atau ngeprint, adalah sudah terinstallnya driver printer yang digunakan. CD driver dan printer biasanya sudah merupakan satu paket pembelian sebuah printer. Jadi sebelum menggunakan printer tersebut, sebaiknya anda install terlebih dahulu driver printer tersebut menggunakan cd driver yang disertakan pada saat anda membeli printer

Dokumen dibuat dengan menggunakan program atau aplikasi. Setiap aplikasi menyediakan fasilitas atau fitur perintah print, seperti Ms Office, Adobe photoshop, corel draw, page maker, adobe reader, dan program-program lainnya. Setelah data dokumen baik berupa tulisan, gambar, atau dokumen yang lain telah selesai dibuat atau diedit, maka langkah akhir pembuatan dokumen tersebut adalah mencetak ke kertas. Ukuran kertas yang anda gunakan adalah sesuai dengan kebutuhan masing-masing dokumen. Untuk mengetahui ukuran kertas secara lengkap dapat anda buka pada halaman ini.

Cara mencetak atau print dokumen dapat dilakukan dengan langkah-langkah mudah berikut ini. Sebagai contoh printer yang saya gunakan adalah printer EPSON:
  1. Pastikan anda masih membuka dokumen yang akan anda cetak.
  2. Tekan Ctrl + P untuk membuka perintah Print
  3. Pada jendela Print, pastikan name terisi sesuai dengan merk printer anda.
  4. Pada page range atur halaman yang akan anda cetak.
    • Pilih all untuk mencetak semua halaman.
    • Current page untuk mencetak halaman yang sedang aktif (tempat kursor berada)
    • Pages, untuk memilih halaman tertentu untuk dicetak. Masukkan nomor halaman yang diinginkan.
  5. Pada copies, atur berapa jumlah masing-masing halaman tersebut dicetak.

    print document
  6. Untuk mengatur ukuran kertas pada printer, klik properties. Pada jendela yang muncul ubah ukuran kertas pada pilihan size.

    ukuran print document
  7. Jika sudah klik OK dan OK lagi untuk memulai mencetak dokumen.

Cara mengatur default printer

Komputer atau laptop milik perorangan atau individu memang lebih mudah dalam mengatur dan menjaga data lebih aman dari jangkauan orang lain, karena memang tidak memerlukan pengaturan apa-apa. Berbeda dengan komputer atau laptop yang dipergunakan oleh banyak user seperti komputer maupun laptop milik kantor, biasanya akan lebih membutuhkan perhatian dalam hal penggunaan dan keamanan data. Hal yang paling mudah dilakukan adalah dengan membuat user account untuk masing-masing user dan diberi hak terbatas untuk melakukan pengaturan komputer.

Selain hal tersebut diatas, biasanya komputer maupun laptop milik perkantoran digunakan atau disambungkan pada 2 atau lebih pada printer, sehingga dikomputer tersebut akan terdapat beberapa driver printer yang terinstall. Akibatnya setiap kali melakukan pencetakan atau ngeprint, user harus memilih driver printer yang sedang digunakan seperti terlihat pada gambar dibawah ini.

memilih printer yang digunakan mencetak

Nah jika komputer maupun laptop yang anda pakai selalu atau sering terhubung dengan salah satu printer yang ada, maka agar tidak selalu memilih jenis printer saat mencetak sebaiknya diatur printer default pada komputer atau laptop tersebut. Dengan demikian ketika melakukan perintah print atau mencetak, maka nama printer yang digunakan sudah selalu pada type printer yang telah dipilih. Untuk mengatur printer sebagai default, dapat diikuti langkah-langkah berikut ini.
  1. Buka lokasi dimana printer diinstal, biasanya pada Printer and faxes. Klik Start kemudian pilih Printers and Faxes pada start menu.
  2. Pada jendela printers and faxes terdapat beberapa macam printer yang telah diinstall.
  3. Klik kanan pada printer yang akan dijadikan default kemudian pilih Set As Default Printer

    Set as default printer

  4. Maka printer tersebut akan ditandai dengan tanda centang sebagai tanda default printer.

    default printer

  5. Mulai dari sekarang setiap anda mencetak atau print dokument maka printer default yang dipergunakan untuk mencetak